Minggu, 19 Januari 2014

Hi Yousers,

Kami telah mengadakan offline event kami selama dua hari pada 16-17 Desember 2013 lalu di salah satu universitas swasta di Jakarta tempat kami menuntut ilmu yaitu STIKOM The London School of Public Relations Jakarta.

Nah di acara offline event ini, kami mencari mahasiswa-mahasiswi LSPR yang berpartisipasi dalam social movement YOUtensils dengan membawa peralatan makan pribadi mereka.


Penasaran? So, let’s check our YOUTENSILS ON THE GO video. Be sure you watch it and give us support with thumps up this video.

Hai Yousers,
Sudahkah kalian menonton video pertama dari YOUtensils?
Seperti yang sudah kami share sebelumnya, kami prihatin akan dampak negatif yang disebabkan oleh penggunaan peralatan makan umum seperti sendok, garpu dan sumpit baik yang terbuat dari plastik maupun stainless karena tidak terjamin kebersihannya baik dalam proses pembuatannya (untuk yang sekali pakai) maupun proses mencucinya (untuk yang stainless).

Selain itu, Yousers, peralatan makan sekali pakai seperti seperti sendok plastik maupun sumpit bambu menyebabkan banyak sampah yang menumpuk. Sedangkan peralatan makan umum yang stainless, kita tidak bisa menjamin proses mencucinya itu bersih. Apalagi peralatan makan umum tersebut kita gunakan secara bergantian dan masuk ke dalam mulut kita. Dari situ juga kita bisa saja tertular penyakit dari orang yang menggunakan peralatan makan tersebut sebelum kita jika proses mencucinya tidak bersih. Ga mau kan terjadi hal seperti itu, Yousers?

Di posting kali ini, kami sudah menyertakan video hasil survey kami mengenai dampak-dampak yang disebabkan oleh peralatan makan umum.


Check our video to find it out! J

Rabu, 27 November 2013

Simbol Kode Jenis Plastik dan Bahayanya

6 Benda berbahan plastik sekarang ini menjadi suatu hal yang tak bisa lepas dari kehidupan kita. Setiap mata memandang, tatapan hampir tak pernah bisa lepas dari plastik. Tempat sampah di rumah kita pun pasti dipenuhi dengan sampah plastik. Dari bungkus makanan ringan hingga botol air mineral, benda-benda berbahan plastik itu tak terpisahkan dari kegiatan kita sehari-hari. Namun, tahukah kamu kalau plastik itu memiliki kode-kode tertentu? Tidak semua plastik aman untuk digunakan oleh manusia. Ada plastik yang memiliki kandungan berbahaya sehingga sama sekali tak boleh digunakan sebagai wadah makanan ataupun minuman, ada plastis yang hanya boleh sekali dipakai, ada pula jenis plastik yang boleh dipakai berulang kali. 
Berikut adalah kode jenis plastik yang umum digunakan sebagai kemasan makanan dan minuman. Jenis plastik ini sudah diakui oleh lembaga internasional seperti International Organization for Standardization (ISO) yang menetapkan standarisasi setiap produk yang dijual di pasaran di seluruh dunia:
1. Polietilen tereftalat (PET) Sifat plastik ini kuat dan kedap air serta gas. Plastik ini bisa melunak pada suhu 80 derajat Celcius. Plastik berwarna jernih ini digunakan sebagai kemasan minuman, selai, minyak goreng, sambal dan kecap serta penampan plastik dalam kemasan biskuit. Plastik jenis ini sebaiknya hanya dipakai sekali saja dan tidak boleh dipakai sebagai wadah air hangat/panas.
2. High Density Polyethylene (HDPE) Plastik HDPE biasanya sifatnya keras, kurang begitu lentur. Plastik ini tahan lembab dan mampu menahan reaksi kimia. Kemasan plastik dengan kode HDPE biasana dijumpao pada botol susu cair dan jus, plastik belanjaan, tutup plastik, galon air minum, dan beberapa jenis tupperware.Rekomendasi para ahli untuk plastik jenis ini adalah sekali pakai.
3. Polivinil klorida (PVC) Sifat PVC keras dan kuat. Plastik jenis ini sukar didaur ulang. Plastik dengan kode PVC disarankan untuk tidak digunakan sebagai kemasan makanan/minuman karena zat yang terkandung di dalamnya (DEHA) bisa menyebabkan kerusakan hati dan ginjal.
4. Low Density Polyethylene (LDPE) Kemasan makanan yang lembek seperti bungkus cokelat merk tertentu menggunakan plastik jenis LDPE. Plastik ini sifatnya lentur dan kuat, tahan air dan mudah untuk didaur ulang. Jenis plastik ini baik untuk digunakan sebagai wadah makanan/minuman.

Kamis, 07 November 2013

Fakta mengenai sumpit bambu

Kami akan men-share fakta mengenai bahaya dari sumpit bambu.

Awal proses dari pembuatan sumpit bambu adalah dipotong dari pohon bambu dan diproduksi oleh industri rumah tangga.
kemudian "diputihkan" dengan menggunakan sulfur dan hidrogen peroxida tanpa disinfektan. proses pengeringannya pun dilakukan "seadanya" dan dikemas untuk dikirim ke luar negeri dengan transportasi laut.
Pengiriman dengan transportasi laut pastinya memakan waktu yang sangat lama sehingga sangat besar kemungkinannya sumpit bambu ini terkontaminasi dengan kotoran-kotoran baik seperti debu,kotoran ataupun sarang tikus dan kecoak.
Semua sisa cairan seperti pemutih, sulfur, kotoran dan lain sebagainya akan tetap menetap di lubang-lubang kecil sumpit bambu sampai kita menggunakannya.

Ngeri banget kan bahaya dari sumpit bambu ini? Apakah kita tau kotoran apa saja yang "menempel" di lubang kecil sumpit bambu ini dan pada akhirnya masuk ke dalam tubuh kita ketika kita menggunakannya? bisa saja kotoran yang menempel di lubang kecil sumpit bambu itu kotoran kecoak, tikus, debu dan lain sebagainya. Hiiii ngeri banget kan?

Karena itu ayo kita membawa peralatan makan pribadi kita ketika kita makan di luar rumah.

Bring your own utensils = bring your health to life! 

source: http://www.beritaunik.net/unik-aneh/bahaya-tersembunyi-makan-dengan-sumpit-bambu.html

Apa yang dimaksud dengan YOUtensils?

Your Own Utensils (YOUtensils) adalah sebuah social movement untuk men-create awareness tentang bahaya2 yg disebabkan oleh penggunaan peralatan makan umum yang tersedia di tempatt-tempat makan di luar sana baik yang terbuat dari plastik maupun terbuat dari stainless. 

Hal ini membuat kami prihatin mengingat peralatan makan umum yang terbuat dari plastik dapat membuat sampah semakin menumpuk dan tidak bisa menjamin kesterilan proses pembuatannya.

Selain peralatan makan yang terbuat dari plastik, peralatan makan umum yang terbuat dari stainless pun tidak bisa kita jamin kebersihannya dalam mencuci peralatan makan tersebut.

Karena itu kami ingin menerapkan kebiasaan untuk membawa peralatan makan pribadi kalian ketika makan di luar rumah.

Bring your own utensils = bring health to life!  #YOUtensils